10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan


10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan


Tau gak kamu, ternyata jatuh cinta berdampak pada kesehatan lho.. Bukan termasuk jantung kamu yang tiba-tiba berdetak dengan kencang, tapi dampak jatuh cinta terhadap kesehatan sebenarnya.

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Lalu, apa saja dampak tersebut? Berikut adalah 10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan yang dikutip dari myhealthnewsdaily.

1. Berkurangnya Masalah Kesehatan Mental

Ternyata jatuh cinta bagus untuk kesehatan mental. Hal ini diungkapkan dalam American Journal of Sociology tahun 2002. Di sini disebutkan jika pria atau wanita yang tidak memiliki pasangan cenderung lebih sering depresi, cemas, mood berubah-ubah bahkan rasa ingin bunuh diri akibat tekanan psikologis.

Florida State University pada 2010 memperkuat pendapat ini. Orang yang berkomitmen lebih sedikit terkena masalah kesehatan mental dibandingkan orang-orang yang tidak memiliki pasangan. Hati-hati ya mblo..

2. Mengurangi Rasa Nyeri

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Kok bisa? Hal ini disebabkan karena rasa cinta bekerja bagaikan analgesic yang dapat mengurangi kepekaan terhadap rasa sakit.

Perasaan romantis mengaktifkan area otak yang bertanggung jawab untuk mengurangi sakit, serta mengaktifkan hormon dopamin yaitu mood yang bisa meningkatkan rasa senang dan mood positif. Pernyataan ini merupakan hasil penelitian yang tertuang dalam jurnal PLos ONE.

3. Mengurangi Stres

University of Chicago dan Northwestern University melakukan penelitian yang hasilnya menyebutkan bahwa status hubungan dapat mempengaruhi produksi kortisol dan hormon stres, saat sedang mengalami tekanan.

Pria maupun wanita lajang lebih rentan terhadap stres daripada mereka yang telah menikah dan memiliki hubungan yang stabil.

4. Panjang Umur

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Percaya atau tidak, data sensus menunjukkan jika orang dewasa yang belum menikah memiliki kemungkinan mengalami kematian dini lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah.

Selain itu, terdapat penelitian bahwa menikah membuat orang panjang umur walau pendapatannya rendah dan memiliki kesenjangan sosial.

5. Lebih Bahagia

Journal of Neurophysiology menjelaskan bahwa rasa cinta mengaktifkan daerah dopamin tertentu dalam otak. Daerah ini berhubungan langsung dengan perasaan bahagia, kecanduan, keinginan dan euforia kegembiraan.

Penelitian juga menunjukkan jika dengan melihat orang yang kita cintai, mempengaruhi cara kerja beberapa area tertentu di otak. Hal ini dapat membuat orang bahagia saat mereka bertemu dengan orang yang disayangi.

6. Tidak Bisa Tidur

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Pernah mengalami? Hampir sebagian orang pernah mengalami sulit tidur saat jatuh cinta. Hal ini disebabkan karena produksi hormon dopamin dan norepinefrin yang terlalu banyak.

Hormon-hormon ini  membuat kita memiliki banyak energi dan tidak bisa tidur. Hormon ini juga yang membuat wajah orang yang sedang jatuh cinta menjadi merah merona.

7. Tidak Bisa Makan

Kedengarannya lebay ya? Tapi hal ini bisa benar-benar terjadi saat seseorang memasuki fase "limerence," atau saat orang sedang tergila-gila.

Saat mengalami "limerence", seseorang menjadi obsesif, mengganggu, sulit makan serta melupakan pekerjaan, teman, keluarga bahkan tanggung jawab pada dirinya sendiri.

8. Tidak Dapat Berkonsentrasi

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Hormon dopamin juga dapat menyebabkan orang menjadi obsesif. Kamu akan sulit berkonsentrasi dan tidak bisa memikirkan apapun selain orang yang kamu cintai.

9. Tekanan Pada Dada

Nah, selain jantung berdetak kencang, orang yang sedang jatuh cinta juga merasakan sesak di dada.

Dr. Helen Fisher, ilmuwan dari Rutgers University, Amerika, menjelaskan bahwa saat seseorang merasakan tekanan pada dada, biasanya orang itu sedang dalam keadaan panik. Saat jatuh cinta, otak seringkali terkait dengan rasa cemas dan panik.

10. Mual dan Sensasi Menggelitik dalam Perut

10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan

Ada ungkapan “serasa ada beribu kupu-kupu dalam perut”. Hal ini adalah dikarenakan pelepasan norepinefrin, dopamin dan kortisol mengalirkan darah dari usus dan memberikan efek mual dan rasa gugup ketika bertemu orang yang dicintai.

Orang yang sedang jatuh cinta biasanya mengalami gejala telapak tangan berkeringat, mulut kering, peningkatan denyut jantung dan pusing saat melihat cahaya terang.

Setiap hal pasti ada dampak positif dan dampak negatinya. Tapi sepertinya dampak positif jatuh cinta lebih dominan ya? Ayo mblo, masih betah sendiri?


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Dampak Jatuh Cinta Terhadap Kesehatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel