10 Obat Kanker Terpopuler dan Terlaris di Dunia

10 Obat Kanker Terpopuler dan Terlaris di Dunia

10 Obat Kanker Terpopuler dan Terlaris di Dunia

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia. Namun untungnya penyakit ini sudah ada obatnya, dan ada 10 Obat Kanker Terpopuler Dan Terlaris Di Dunia. Penilaian ini dilakukan oleh situs IgeaHub yang mengelompokan berdasarkan jumlah penjualan dan 36% dari total obat kanker yang ada di pasaran. Dari ke-10 obat ini, 9 sudah ada di indonesia. Apa saja ke-10 obat kanker itu, inilah dini:


1. Avastin (Bevacizumab)

Avastin digunakan sebagai obat kanker kolorektal stadium lanjut, payudara, paru-paru, ginjal, leher rahim dan ovarium, serta glioblastoma.


2. Herceptin (Trastuzumab)

Herceptin digunakan untuk pengobatan kanker payudara dini dan kanker lambung.


3. Revlimid (Lenalidomide)

Obat kanker satu ini belum masuk ke indonesia.


4. MabThera / Rituxan (Rituximab)

Di Indonesia Rituxan dikenal dengan nama MabThera. Obat kanker ini digunakan untuk mengobati limfoma non-Hodgkin (NHL), leukemia limfositik kronis (CLL), limfoma folikel (FL) dan rheumatoid arthritis (RA) dan beberapa jenis vaskulitis ANCA.


5. Gleevec / Glivec (Imatinib mesylate)

Glivec adalah obat dari leukemia kronis myeloid, suatu bentuk yang jarang dari kanker dan tumor stroma gastrointestinal (GIST).



6. Alimta (Pemetrexed)

Alimta digunakan dalam pengobatan kanker stadium sel non-kecil lanjut (NSCLC) untuk pasien dengan histologi sel non skuamosa.


7. Zytiga (Abiraterone)

Obat kanker satu ini adalah obat jenis oral yang digunakan dalam pengobatan metastasis, kanker prostat pada pria dalam kombinasi dengan prednisone.


8. Tasigna (Nilotinib)

Tasigna memiliki izin edar di Indonesia atas nama Novartis Indonesia. Produk ini digunakan untuk pengobatan leukemia myeloid kronis (CML). Tasigna telah disetujui untuk digunakan dalam pengobatan fase kronis dan dipercepat CML pada pasien dewasa resisten.


9. Sandostatin (Octreotide)

Sandostatin digunakan untuk mengobati Akromegali, tumor karsinoid dan jenis-jenis tumor neuroendokrin pencernaan dan pankreas. Sandostatin telah disetujui sebagai obat untuk mengobati pasien yang menderita tumor neuroendokrin lanjutan dari usus usus atau lokasi primer tidak diketahui.


10. Afinitor / Votubia (Everolimus)

Afinitor yang digunakan dalam pengobatan kanker ginjal, kanker pankreas, tumor otak kecil langka, dan tumor jinak yang disebabkan oleh tuberous sclerosis.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Obat Kanker Terpopuler dan Terlaris di Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel