10 Tips Mengatasi Masalah Rumah Tangga


10 Tips Mengatasi Masalah Rumah Tangga

Semua orang pasti mengharapkan rumah tangga yang harmonis dan bebas dari konflik. Namun, tidak ada rumah tangga yang mulus-mulus saja, pasti ada percikan-percikan konflik walaupun kecil. Perbedaan pendapat, perselisihan hingga pertengkaran dirasakan oleh orang yang membangun rumah tangga. Hal ini normal dan masih wajar, asalkan kedua pasangan dapat mengendalikan dan mengatasinya. 

10 Tips Mengatasi Masalah Rumah Tangga

Berikut ini adalah 10 Tips Mengatasi Masalah Rumah Tangga buat pembelajaran kamu-kamu yang membangun rumah tangga.

1. Dengarkan

Hal yang paling dasar dalam mengatasi suatu masalah adalah mendengarkan dengan baik apa hal yang menjadi permasalahan. Cobalah untuk mendengarkan dengan baik apa yang dibicarakan pasangan kamu, beri dia kesempatan berbicara dan jangan memotong perkataannya. Saat mendengarkan, pikirkan juga langkah yang akan kamu ambil selanjutnya, bukan hanya sekedar masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan.

2. Terbuka

Masalah akan dapat diminimalisir jika kamu dan pasangan saling terbuka. Bila kamu dan pasangan saling terbuka tanpa ada hal-hal yang ditutupi, maka kesalahpahaman akan dapat dihindari. Kembangkan juga sikap saling terbuka untuk menyelesaikan masalah yang sedang kalian hadapi. Jangan memendam emosi, karena emosi yang dipendam lama-lama akan meledak dan menjadi bom waktu yang dapat menghancurkan rumah tangga yang sudah kamu dan pasangan bangun dengan penuh cinta.

3. Ingat Komitmen Yang Sudah Kamu dan Pasangan Sepakati

Jika masalah rumah tangga yang kamu dan pasangan hadapi begitu berat hingga menggoyahkan keutuhan rumah tangga kamu berdua, ingatlah komitmen kamu dan pasangan sepakati sebelum membangun rumah tangga dan hidup bersama. Kamu dapat mengingat komitmen yang sudah kamu bangun bersama keluarga dengan mengingat masa depan anak, investasi, serta harapan-harapan yang ingin kalian wujudkan bersama.

Kamu juga dapat mempertimbangkan faktor agama, status sosial dan prinsip hidup, bagaimana dampak dari masalah dan dampak perpisahan dari segi faktor-faktor tersebut. Masalah akan selalu ada dalam hidup manusia, jadi jangan biarkan masalah yang datang menghancurkan komitmen dan janji suci yang sudah kalian ikrarkan.

4. Kontrol Emosi

Kontrol emosi kamu saat sedang membicarakan masalah kamu dan pasangan, terutama ketika sedang mengambil keputusan dan menentukan solusi. Emosi yang tak terkontrol bisa membuat sebuah diskusi berubah menjadi pertengkaran hebat yang dapat menimbulkan masalah baru yang lebih besar.

Jika kamu merasa emosi kamu sudah memuncak, jangan ragu untuk mengakhiri pembicaraan. Sebelum kamu mengungkapkan kata-kata atau melakukan perbuatan yang dapat menyakiti hati pasangan atau anggota keluarga yang lain, hentikanlah. Jangan sampai emosi sesaat merusak hubungan yang sudah kalian bangun selama bertahun-tahun.

5. Berpikir dari Sudut Pandang Pasangan

Jika kamu sudah mendengarkan apa yang dikatakan oleh pasangan, cobalah untuk memandang masalah dari sudut pandang pasangan kamu. Hal ini berguna untuk benar-benar memahami masalah yang sedang kalian hadapi baik dari sudut pandang kamu maupun sudut pandang pasangan. Pikirkanlah perasaan, kesedihan, rasa sakit konsekuensi dan kerugian yang harus ditanggung pasangan kamu.


6. Nada Suara

Saat sedang membahas masalah rumah tangga, perhatikan nada suara kamu. Nada suara yang tinggi atau keras dapat menimbulkan kesalahpahaman dan perasaan tidak enak dari lawan bicara, meskipun sebenarnya kita tidak bermaksud menyinggung perasaan lawan bicara. Cobalah untuk mengontrol nada bicara kamu, hindari berbicara dengan nada suara tinggi. Jangan merepet dan mencecar pasangan kamu dengan berbagai pernyataan dan pertanyaan. Bicaralah dengan tenang dan beri jeda agar pasangan kamu memiliki waktu untuk mengungkapkan pikirannya.

7. Bicarakan Masalah di Waktu yang Tepat

Waktu, suasana atau keadaan adalah faktor penting yang harus kita perhatikan jika ingin menyelesaikan masalah rumah tangga. Kamu harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengungkapkan masalah yang kamu miliki dan kapan harus menundanya.

Perhatikan dengan baik kondisi diri kamu dan pasangan kamu saat ingin membicarakan sebuah masalah, apalagi jika masalahnya sangat sensitif. Bicarakan masalah kalian saat emosi dan mood kamu dan pasangan dalam keadaan stabil, sehingga solusi dapat dipikirkan dengan kepala dingin.

8. Biarkan Cinta Berbicara

Sebesar apapun masalah rumah tangga yang dihadapi, ingatlah bahwa kamu dan pasangan pernah dan masih saling mencintai. Gunakanlah rasa cinta tersebut sebagai sumber energi untuk membantu kamu dan pasangan mengatasi gelombang masalah yang menimpa. Ketika sedang mengalami masalah, cobalah ingat saat-saat di mana cinta kalian sedang kuat-kuatnya, seperti saat masa pacaran atau saat kalian masih pengantin baru.

Berhubungan intim juga dapat sangat membantu untuk mengatasi masalah rumah tangga, setidaknya meyakinkan bahwa di antara kalian masih terjalin sebuah ikatan yang kuat dan spesial. Rasa cinta adalah salah satu elemen paling ampuh yang dapat digunakan untuk menghindari pertengkaran dan memperkuat bahtera keluarga.

9. Bantuan dari Pihak Ketiga

Sebisa mungkin, masalah rumah tangga diselesaikan secara internal saja tanpa campur tangan dari pihak luar. Tetapi jika kamu dan pasangan menemui jalan buntu, maka jangan ragu untuk meminta bantuan dari pihak keluarga kamu atau pasangan. Tentu saja hal ini harus dilakukan dengan persetujuan kedua belah pihak dan tidak serta merta mengundang pihak dari luar tanpa sepengetahuan pasangan.

Jika ingin lebih netral dan profesional, kamu bisa mengikuti konseling atau meminta nasihat psikolog. Konseling seperti ini biasa disebut sebagai marital counseling dan sudah biasa dilakukan oleh pasangan-pasangan di negara barat.

10. Cari Jalan Tengah yang Menguntungkan Kedua Belah Pihak

Jika sebagian atau semua poin di atas sudah dilakukan, maka ini waktunya untuk menentukan keputusan dan solusi dari permasalahan. Tujuan utama dalam mengatasi masalah rumah tangga adalah dengan menemukan win-win solution atau solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Jangan mengambil solusi yang hanya menguntungkan salah satu pihak.

Saat memutuskan sesuatu, pastikan bahwa pasangan kamu menyetujui keputusan tersebut dan kamu juga menerimanya. Langkah selanjutnya adalah berkomitmen terhadap solusi dan keputusan yang sudah diambil dan menggunakan masalah yang  dihadapi menjadi sebuah pengalaman berharga yang dapat membuat diri kamu maupun pasangan menjadi lebih bijaksana dalam menghadapi hidup.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Tips Mengatasi Masalah Rumah Tangga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel