10 Cara Membaca Pikiran Lawan Bicara


10 Cara Membaca Pikiran Lawan Bicara

10 Cara Membaca Pikiran Lawan Bicara
Picture credit: vebma.com

Dapat membaca pikiran orang lain adalah hal yang sangat diinginkan oleh kebanyakan orang. Dengan kemampuan ini kita dapat lebih mudah berkomunikasi, menghindari perkataan atau tindakan yang dapat menyakiti hati lawan bicara, serta membuat kita terlihat lebih simpatik. Sebenarnya kita dapat membaca pikiran orang lain dengan melihat gerak gerik lawan bicara, bahasa tubuh terkadang memperlihatkan apa yang ada dipikiran mereka. Berikut ini adalah 10 Cara Membaca Pikiran Lawan Bicara.
  

1. Pegang kontrol

Hal yang paling mudah kamu lakukan untuk membaca pikiran orang lain adalah dengan mencoba memegang kontrol terhadap segala sesuatu di sekeliling kamu dan lawan bicara. Agar lebih memahami lawan bicara kamu dan membaca pikirannya, kamu bisa mencoba mengontrol lingkungan, topik pembicaraan, ataupun posisi bicara kamu. 

Kamu dapat memulai dengan mengganti topik pembicaraan, posisi duduk, mengusulkan berbagai hal baru atau yang lainnya. Jika lawan bicara kamu tampak antusias dengan perubahan yang kamu lakukan, berarti ia menyukainya dan ingin meninggalkan kondisi saat ini. Sebaliknya, bila ia tampak enggan dan ragu-ragu, maka itu berarti ia lebih menyukai keadaan sekarang. 

2. Perhatikan Gerakan Mata

Gerakan atau ekspresi mata adalah bahasa tubuh yang paling sering digunakan untuk melihat suatu kebohongan dari pemilik mata. Mata yang tidak berani menatap langsung mata orang lain adalah indikasi kuat orang tersebut sedang berbohong. Pupil mata yang membesar merupakan indikasi orang tersebut tertarik pada topik yang kamu bicarakan.

Mata yang tertuju ke bawah menunjukkan rasa ketidaknyamanan, entah itu rasa malu, rasa rendah diri, atau bahkan rasa marah. Bila lawan bicara kamu terus menerus mengarahkan matanya ke bawah, cobalah untuk menganalisa penyebabnya dan cairkanlah suasana dengan mengganti topik pembicaraan, atau dengan membicarakan hal-hal yang ia sukai.
  

3. Perhatikan Ekspresi Wajah

Kita dapat membaca pikiran orang lain dengan mudah melalui ekspresi wajah.  Apabila seseorang berwajah cerah berarti ia tengah merasa bahagia. Apabila wajahnya terlihat murung, kemungkinan besar ia sedang mengalami suatu masalah.

Tetapi kamu juga harus sadar bahwa ekspresi wajah adalah hal yang paling mudah dimanipulasi oleh orang lain. Seseorang dapat dengan mudah berpura-pura gembira dengan membuat ekspresi wajahnya tampak cerah dan banyak tersenyum.  Oleh karena itu, kamu harus lebih fokus pada gerakan-gerakan kecil di wajah, seperti alis dan bibir daripada fokus pada ekspresi secara keseluruhan.

4. Lihat Posisi Kaki

Kamu dapat membaca pikiran orang lain melalui posisi kakinya. Jika seseorang mengetuk-ngetuk ujung kakinya di lantai secara berulang, berarti ia tengah merasa bosan, tidak aman dan ingin segera pergi atau menyelesaikan  aktivitas yang sedang dilakukan. Jika posisi kaki lurus dalam keadaan rapat atau berdekatan satu sama lain, hal ini berarti ia ingin terlihat formal, sopan dan mencoba menghormati lawan bicaranya.

Seseorang yang duduk dengan posisi kaki menyilang mengidentifikasikan ia tengah rileks dan santai. Namun hal ini juga dapat berarti ia menutup diri atau tidak tertarik dengan topik pembicaraan kamu jika ia juga memainkan tangannya, seperti memilin baju atau rambut, mengetuk-ngetuk meja atau memainkan benda yang ada di tangannya.

5. Perhatikan Posisi Tubuh

Dengan memperhatikan posisi tubuh, kamu dapat memahami pikiran orang lain, apakah ia merasa aman dan nyaman berada di dekat kamu, apakah ia menganggap kamu dapat dipercaya, atau apakah ia memiliki niatan untuk menganggap kamu lebih dari teman. Perhatikan posisi tubuh kamu dan lawan bicara kamu. Cobalah untuk mendekat, jika ia tidak menjauhkan posisi tubuhnya, besar kemungkinan ia merasa aman bersama kamu. Perhatikan juga apakah ia lurus menghadap ke kamu atau tubuhnya agak miring ke arah lain, jika ia condong ke arah lain ini pertanda ia ingin segera pergi.

Jika kamu ingin mengetahui apakah seorang wanita memiliki ketertarikan pada kamu, cobalah mendekat dan ketika berbicara condongkan badan kamu ke arah dia. Bila ia tidak menjauh dan balik mencondongkan badan ke arah kamu, maka kemungkinan besar ada tanda-tanda ia tertarik dengan kamu.


6. Mirroring

Mirroring yaitu tindakan di mana seseorang meniru gerakan dan bahasa tubuh kamu secara tidak sadar. Jika lawan bicara kamu mengikuti gerakan kamu seperti posisi duduk, posisi tangan atau cara meletakkan tangan, itu pertanda ia nyaman berbicara dengan kamu. Tidak jarang teknik ini digunakan oleh orang-orang yang menyadarinya untuk memanipulasi pikiran orang lain dan membuatnya merasa lebih nyaman.

7. Perhatikan Posisi Tangan

Posisi tangan seseorang dapat menunjukkan pikiran orang tersebut. Jika posisi salah satu tangan memegang tangan yang lain itu pertanda ia tengah ketakutan. Jika seseorang terus menerus menatap telapak tangannya atau menggunakannya untuk menyentuh bagian-bagian tubuhnya secara berulang, berarti ia sedang berusaha membuat perasaannya menjadi tenang.

Jika seseorang bersedekap atau menyilangkan tangannya di depan dada diikuti dengan kaki yang dibuka sedikit lebar, ini berarti ia ingin menunjukkan dominasinya. Bila diikuti dengan pandangan mata yang menunduk, kemungkinan besar orang tersebut merasa kesal atau bosan. Ada kemungkinan juga ini menandakan ia merasa tidak nyaman dengan penampilannya. Perhatikan juga posisi telapak tangannya. Bila telapak tangan terkepal erat, berarti ia tengah menahan emosi yang terpendam, entah itu kemarahan, kesedihan, atau kebosanan. 

8. Amati Gerakan-Gerakan Kecil

Ada berbagai gerakan-gerakan kecil yang dapat kamu amati untuk membaca pikiran lawan bicara kamu. Gerakan menyentuh rambut dengan telapak tangan di tengah-tengah percakapan menandakan ia menyukai kamu. Tetapi bila gerakan ini diikuti dengan alis yang terangkat, berarti orang tersebut sedang tidak setuju dengan pendapat kamu namun tidak ingin mengatakannya. Perilaku menggigit kuku, bermain-main dengan rambut, atau menggoyang-goyangkan badan sering dilakukan oleh sebagian orang saat ia tengah merasa gugup atau nervous.

9. Perhatikan Nada Bicara

Perubahan volume dan tempo dalam nada bicara seseorang dapat menandakan banyak hal. Suara yang perlahan-lahan menjadi pelan menunjukkan bahwa orang tersebut sedang mengatakan sesuatu yang penting bagi dirinya. Apabila tempo bicara seseorang melambat, ia mengharapkan kamu untuk mendengarkannya baik-baik.

Orang yang berbohong biasanya juga bicara dengan merepet, dalam tempo lebih cepat dan diikuti dengan penambahan volume suara. Perhatikan juga cara bicaranya, apakah terdapat tanda-tanda keragu-raguan di dalamnya.

10. Perhatikan Posisi Kepala

Kamu dapat memperhatikan posisi kepala untuk membaca pikiran seseorang. Kepala yang agak condong ke kanan atau ke kiri menandakan rasa simpati. Bila dikuti dengan senyuman, ada kemungkinan orang tersebut mencoba bersahabat dengan kamu, atau lebih. 

Posisi kepala yang menunduk biasanya menandakan bahwa seseorang merasa malu, atau sedang berusaha menyembunyikan sesuatu. Jika diikuti dengan gerakan mata yang menghindari tatapan mata kamu, hal ini menandakan  ketidak percayaan pada kata-kata yang kamu ucapkan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Cara Membaca Pikiran Lawan Bicara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel